Agen Bola Terpercaya

Liga Italia

Kumpulan Agen Bola Juventus Pembunuh Tim Elite

Kumpulan Agen Bola yang menyajikan berita tentang Juventus yang menjadi pembunuh tim Elite Liga Italia. Menjelang duel di giornata 11, Minggu (6/11), Napoli dan Juventus mengusung target yang sama. I Partenopei dan La Fidanzata d’Italia ingin mencari korban elite mereka berikutnya. Napoli 2011/12 punya kebiasaan otomatis menaikkan level permainan mereka jika sedang terlibat dalam duel high profile melawan tim elite. I Vesuviani boleh kalah dari Chievo atau Parma, tapi lihat hasil laga Gli Azzurri melawan tim kuat. Gokhan Inter dkk, mampu mengalahkan Milan 3-1, Inter 3-0, dan Udinese 2-0. sekarang tim elite yang akan dihadapi Napoli kelasnya tak main-main. San Paolo akan menyambut kedatangan sang capolista. Si Biru jadi mempunyai alas an untuk tampil habis-habisan demi menjaga rekor apik mereka manghadapi tim jagoan.

Juventus setali tiga uang dengan Napoli. 1 Blanconeri juga meraih hasil-hasil keren melawan tim elite. Tim Zebra tercatat sudah menaklukkan Milan 2-0 dan Inter 2-1. buat skuad arahan Antonio Conte, kesuksesan mengalahkan tim-tim elite penting buat menguatkan kredensial mereka sebagai calon peraih scudetto. Maklum kegagalan Juventus meraih scudeto sejak kembali ke Serie A pada musim 2007/08 ditandai ketidakmampuan mereka mendominasi tim-tim kuat. Milan, Napoli, Lazio, Roma, Udinese, dan Inter bergantian pernah menaklukkan Si Nyonya Tua. Napoli termasuk salah satu rival langsung Juventus dalam perebuatan gelar juara musim ini. Jadi, vital bagi La Vecchia Signora untuk mendaptkan hasil bagus melawan mereka. Tekad sudah terlontar di tengah perayaan kemenangan atas Inter pekan lalu.

“Betul kami mendapatkan tiga angka di San Siro, tiga angka yang tidak mudah dicapai. Tapi, kalau kemudian kami kalah melawan Napoli minggu depan, itu sama saja sebuah kekecewaan besar,” tukas penyerang Mirko Vucinie kepada Football Italia. Teror San Paolo siapa di antara dua pembunuh tim elite ini yang lebih tangguh? Napoli dan Juventus memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Partenopei mempunyai rekokr bagus jika menjamu Juventus. Dalam empat pertemuan sejak kedua klub ini sama-sama promosi ke Serie A musim 2007/08, Vesuviani selalu meraih kemenangan di San Paolo. Tapi, kali ini Napoli mengantungi handicap berupa kondisi fisik yang kurang ideal. Kelelahan menjadi isu krusial sejak Azzuri tampil serius di Serie A dan Liga Champion. Empat hari sebelum menjamu Juventus, Tim Biru Langit baru menghadapi Bayern Muenchen di Matchday 4 LC. Juventus tidak memiliki kendala itu. Hanya bermain di kompetisi domestic, tenaga Bianconeri lebih segar daripada tim-tim elite yang bermain di kompetisi antarklub Eropa. Itu menjadi salah satu modal terbaik Tim Hitam-Putih untuk kali ini mematahkan tabu San Paolo.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - November 10, 2011 at 1:22 am

Categories: Liga Italia   Tags:

Kumpulan Agen Bola Claudio Ranieri Masih Menyiksa Diri

Kumpulan Agen Bola yang memberitakan tentang Claudio Ranieri yang masih menyiksa diri. Dua pencapaian hasil berbeda yang diperoleh Inter di Serie A dan liga Champion berlanjut. Sementara di Liga Domestik beredar di sekitar zona degradasi, La Beneamata semakin kokoh di puncak klasemen Grup B LC. Rabu (2/11), Inter mengalahkan Lille 2-1. itu merupakan kemenangan ketiga 1 Nerazzurri perbandingan. Tim Biru-Hitam bahkan tidak mampu menang dua kali berturut-turut di Serie A. berkat hasil ini, Inter yang telah mengoleksi sembilan angka sekarang unggul empat point atas Trabzonspor dan CSKA Moskva. Pada pertandingan lain Grup, dua tim tersebut membagi angka 0-0. II Biscione tinggal membutuhkan satu kemenangan dari dua pertandingan sisa untuk memastikan diri lolos ke fase knock-out sebagai juara grup.

Sayangnya, kendati pencapaian hasil berbeda 180 derajat, proses Inter menjalani pertandingan di Serie A dan LC serupa. Tim asuhan Claudio Ranteri masih “senang menyiksa diri sendiri”. Ya, Inter seharusnya bisa menang dengan lebih nyaman. Mereka memiliki banyak peluang untuk membuat skor lebih meyakinkan daripada 2-1. tapi, sebagian besar kesempatan itu terbuang percuma. Diego Milito terutama menjadi pesakitan terdepan. Ia tercatat dua kali menyia-nyiakan peluang saat tinggal berhadapan dengan kiper Lille. Akhir-akhir ini Milito memang sering gagal menyelesaikan peluang mudah, yang diakuinya berpengaruh kepada kepercayaan diri. Akibatnya Interisti masih dibuat deg-degan hingga pertandingan usai. Walter Samuel dan Milito memang sempat membawa Nerazzuri unggu 2-0. Tapi, Lille mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 lewat Tulio dengan Melo. Tujuh menit terakhir waktu normal plus tiga menit extra time pun berlangsung menegangkan bagi tifosi Inter.

Belum habis pelatih Claudio Ranieri mengakui tim asuhannya terlalu banyak menderita di pertandingan ini. Tapi, dia tetap merasa puas melihat kerja keras dan determinasi para pemain. Anak-anak memang mendapatkan kemenangan ini dengan susah-payah. Tapi, itu memperlihatkan mereka memiliki tekad untuk membuktikan diri belum habis. “ucap sang allenatore kepada Tuttomercatoweb”. “Kami saat ini lebih sukses di LC daripada di Serie A. Tapi, bukan berarti Inter lebih serius di Eropa. Tip ini memiliki harga diri, ingin segera membuka halaman baru dan saya yakin kami akan bias melakukannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Milito merasa bersyukur bias mencetak gol. Dia berharap golnya ini bisa mengakhiri momen buruknya di depan gawang lawan. Saya benar-benar berharap periode buruk sudah berakhir. Semoga gol ini membebaskan saya. Sayangnya, penyerang terkadang memang melalui momen seperti ini. Dalam situasi ini, anda harus tetap tenang dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Kami benar-benar membutuhkan kemenangan. Raihan tiga angka ini membuat posisi kami cukup aman. Kata Milito kepada Football Italia.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - at 1:06 am

Categories: Liga Italia   Tags: