Kumpulan Agen Bola Ajax Amsterdam Meracik Kembali Timnya
Kumpulan Agen Bola yang menyajikan berita tentang sepak bola Liga Belanda Ajax Amsterdam meracik kembali timnya karena faktor cuaca. Menarik sekali menyimak fenomena perubahan cuaca yang cukup ekstrem di Belanda dan hubungannya dengan panggun Eredivisie. Bulan oktober merupakan musim gugur yang biasa ditandai dengan rontoknya dedaunan, dingin mulai datang dan matahari yang bersinar malu-malu. Namun oktober kali ini berbeda. Pepohonan tetap hijau dengan dedaunannya. Pagi bisa cerah dan malamnya hujan mungkin datang sekonyong-konyong. Akbatnya, banyak orang yang sakit demam di musim pancaroba ini .
Oktober kali ini juga berbeda buat Ajax. Hasil imbang sewaktu menjamu Feyenoord di pekan ke – 10 merupakan rangkaian lima pertandingan berturut-turut tanpa kemangan. Inilah catatan terburuk Dengan Amsterdammers sejak musim 1999/2000 sewaktu ditangani Jan Wouters. Permainan cantik dengan gelontoran sejumlah gol, yang sering diperagakan Ajax, juga tidak tampak. Yang ada malah empat kartu merah dari 11 pertandingan dan menempatkan Ajax bersama VVV Venlo di urutan teratas sebagai tim terkasar. Bandingkan dengan tiga kartu merah yang diterima Ajax sepanjang musim lalu.
Ajax juga gagal mengalahkan AZ Alkmaar, PSV, Twente, serta Feyenoord yang notabene adalah pesaing seriusnya. Partai kandang versus AZ, Twente dan Feyenoord serta tandang di Eindhoven semuanya berakhir imbang. Akibatnya Ajax kini tertinggal delapan Poin dari AZ dan hanya berada di posisi ke lima. Kehilangan sejumlah poin kandang dari tiga klub tersebut juga menjadikan tugas Ajax di paruh kedua sewaktu partai tandang akan semakin sulit.
Ajax sempat diprediksi bangkit pascakemenangan tandang atas Dinamo Zagreb di Liga Champion. Namun, Ajacieden ternyata kembali melempem sewaktu menjamu Feyenoord. Sempat tertinggal dari tamu lewat gol Stefan de Vrij, kartu merah kiper Kenneth Vermeer, dan siulan supporter Ajax terhadap permainannya sendiri, Gregory van der Wiel, mewarnai duel dengan klassieker. Ajax masih beruntung bisa menahan Feyenoord.
Kini, dua kemenangan beruntun dalam tiga hari sewaktu tandang ke Roda di pentas KNVB Beker dan Eredivisie seharusnya bisa dijadikan titik balik kebangkitan Ajax untuk melawat ke Utrecht pada minggu (6/11). Musim lalu, Utrecht cukup menakutkan bagi Ajax. Tim berjulukan Utreg ini sukses menumbangkan Ajax dua kali guna melengkapi streak tiga kemenangan beruntungnya atas De Amsterdammers.
Namun, Utrecht kali ini tidaklah sekuat musim lalu. Tak ada lagi Michael Vorm yang kokh di bawah mistar, si tangguh Kevin Strootman di lini tengah, juga ketajaman gelandang serang Dries Mertens. Posisi pelatih juga bergonta-ganti dan kini kembali ditangani Jan Wouters. Sepak terjang pelatih yang sempat memperkuat Ajax di periode 1980-an tersebut tak bisa dibilang bagus. Dua kekalahan sudah diderita Utrecht sejak Wouters mengambil alih komando dari tangan Erwin Koeman.
Musim lalu, Frnk De Boer tampil bagaikan seorag dokter andal dengan rauan ajaibnya. Pelatih yang digadang-gadang sebagai arsitek masa depan timnas Belanda itu datang di pertengahan musim, mengangkat Ajax supaya tidak jatuh ke dalam kondisi kronis, dan mengakhiri musim dengan gelar juara. Streak kemengan Ajax di Eredivisie terakhir kali diraih sekitar dua bulan lalu. Menarik untuk ditunggu apakah de Boer sudah memiliki obat yang benar-benar mujarab untuk memimpin Ajax tetap pada jalur kemenangan.
Categories: World Soccer Tags:
Kumpulan Agen Bola Kontrak Shinji Kagawa Tertunda
Kumpulan Agen Bola yang memberitakan tentang kontrak Shinji Kagawa yang tertunda. Kontrak Shinji Kagawa Tertunda dengan klub yang menaunginya saat ini, Borussia Dortmund. Hal ini menjadi spekulasi jika masih ada kans bagi pemain muda Jepang itu bisa saja meninggalkan Borussia Dortmund dalam waktu dekat ini. Spekulasi itu muncul menyusul penundaan negosiasi kontrak baru untuk klubnya. Oleh karena itu, Kans Shinji Kagawa meninggalkan Borussia Dortmund terbuka
Diungkapkan direktur olahraga Michael Zorc, negosiasi kontrak baru baru akan dilakukan di akhir musim. Zorc menjelaskan kepada Kicker bahwa Prioritas tim saat ini ada di hal lain. Shinji juga tak mau membicarakan masalah kontrak saat ini. Negosiasi ditunda untuk waktu dekat.
Masa depan Kagawa sendiri banyak dispekulasikan. Sejumlah raksasa Eropa tertarik untuk membawanya pergi setelah tampil mengesankan sepanjang musim ini. Kesempatan besar pula bagi mereka untuk mendatangkan pemain Jepang tersebut. Kagawa juga mengakui sudah mulai menemukan penampilan terbaiknya bersama Dortmund. “Saya harus tetap tenang dan perlahan tapi pasti bisa kembali menemukan performa terbaik saya. Kesabaran ini terbayar sudah,” paparnya.
Dalam beberapa kesempatan, Shinji Kagawa akui belum bisa temukan performa terbaiknya. Dia mengakui memiliki masalah mental dalam memperbaiki penampilannya saat ini ketika berada di lapangan hijau. Shinji Kagawa mengaku masih kesulitan mengulangi performa terbaik musim lalu ketika mampu membungkus 12 gol dalam 27 penampilan di paruh pertama musim Bundesliga Jerman bersama Borussia Dortmund.
Setelah itu, penampilan Kagawa terganggu akibat cedera metatarsal yang dideritanya ketika memperkuat Jepang di Piala Asia 2011. Hingga kini, Kagawa masih mencari bentuk permainan terbaik seperti saat baru bergabung dengan Dortmund. Jati diri yang diinginkannya belum bisa ia dapatkan sampai saat ini.
Penampilan penyerang 22 tahun ini juga tak begitu baik ketika Jepang menundukkan Vietnam 1-0, beberapa waktu yang lalu. “Saya kira inilah titik tersulit dalam karier sepakbola saya, tapi saya akan segera melaluinya,” tukas Kagawa kepada Kyodo News. “Ini yang saya perlukan untuk berkembang sebagai pemain dan saat ini hanya mencetak gol tidak mengubah apapun. Saya tahu tidak semua hal bisa dijalankan dengan mudah.” Kagawa menambahkan, masalah yang dideritanya saat ini cenderung merupakan masalah psikologis.
“Saya menderita karena tak mampu memberikan hasil baik. Lebih ringan rasanya bermain ketika semuanya berjalan lancar,” sambungnya. “Masalah yang saya alami sekarang adalah masalah mental. Untuk menjadi pemain yang lebih baik, saya harus melaluinya. Musim lalu saya bisa menemukan kepercayaan dan kepercayaan seperti ini yang tak boleh saya hilangkan begitu saja.” Kesempatan pertama Kagawa untuk membuktikan tekadnya adalah ketika menghadapi Tajikistan pada kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Selasa ini.
Gaya permainan dari Shinji Kagawa menjadi inspirasi dari Shinji Okazaki. Ia mengaku ingin samai Shinji Kagawa. Hal ini terjadi saat kedua pemain Jepang ini saling berhadapan.
Vfb Stuttgart berhasil menahan imbang Borussia Dortmund 1-1 pada pertandingan tersebut. Gol Stuttgart diberikan Serdar Tasci, sementara gol balasan Dortmund berawal dari umpan Kagawa yang berhasil dituntaskan Lukasz Piszczek.
Ditanya soal kesannya berhadapan dengan Kagawa, Okazaki melontarkan kalimat pujian. “Dia tampil sangat menawan. Bersama Mario Gotze dia bermain begitu dekat dengan gawang. Mereka bermain seperti halnya yang saya inginkan,” ujar Okazaki kepada wartawan. “Tidak ada dari kami yang mencetak gol, jadi lihat saja kalau kami saling berhadapan lagi.” Kagawa sendiri menilai hasil pertandingan yang diperoleh Dortmund sebagai dorongan positif bagi tim sebelum bertanding di Liga Champions.
“Ini kali pertama saya bersiap menuju Liga Champions dengan penampilan bagus, jadi saya menantikannya,” tuturnya. Striker 22 tahun itu juga menjelaskan proses terjadinya gol Piszczek. “Niat awal saya menembak bola. Tapi saya kira seseorang akan meneruskannya di ujung sana,” pungkasnya.
Categories: World Soccer Tags:
Kumpulan Agen Bola Moses Resmi Berbaju Elang Super
Kumpulan Agen Bola yang memberitakan tentang Moses yang resmi memakai baju elang super. Tanah kelahiran dan factor keturunan menjadi acuan terdepan bagi FIFA untuk menentukan timnas mana yang akan dibela seorang pesepak bola. Namun, lewat aksi naturalisasi yang kianmarak belakangan ini, pemain bisa mengubah status kewarganegaraannya. Kebijakan federasi sepak bola dunia ini sebetulnya juga dianut cabang-cabang lain, seperti terus, bulu tangkis, atau tennis meja. Di ketiga cabang ayun raket ini aturannya bahkan sangat longgar karena membolehkan pemain yang sudah pernah membela Negara awal kemudian tampil bagi Negara baru. Situasinya berbeda jauh di sepak bola yang dengan serta merta melarang pemain yang pernah berseragam timnas senior di Negara lain berpindah ke destinasi anyar. Namun, pengecualian diberikan jika tim yang dibela si pemain sebelum pindah berada di level junior atau jika yang bersangkutan sama sekali belum pernah merumput di timnas mana pun dan di level apa pun.
Karena alasan inilah maka kita bisa melihat Cristian Gonzales berbaju Merah-Putih El Loco memang belum pernah tampil di timnas Uruguay, Negara asalnya, sehingga boleh melenggang ke timnas Garuda. Sementara itu dari kasus Thiago Motta yang kini membela Italia, tapi pernah berseragam Brasil di Level U-17 dan U-23, kita bisa mengambil contoh bentuk naturalisasi yang berbeda dari Gonzales. Awal pekan ini, Nigeria mendapat kepastian peralihan status Shola Ameobi dan Victor Moses. Dari penghuni skuad Inggris junior, kini duet yang tengah mengadu nasib di Newcastle United dan Wigan Athletic tersebut resmi berbaju Super Eagles. “Setelah melakukan pemeriksaan mendalam pada document yang disodorkan Fedrasi Sepak Bola Nigeria (NFF).
Hakim tunggal berkesimpulan bahwa pemain bernama Victor Moses memenuhi persyaratan yang disediakan dalam artikel 18 bagian 1 pertaruhan FIFA. Secara khusus, pemain ini juga belum pernah membela timnas senior sebuah Negara di tingkat internasional,” begitu bunyi pernyataan yang di kirim FIFA ke NFF. Moses, penyerang sayap yang baru berusia 20 tahun sebenarnya berpeluang menembus Three Lions lantaran menapak jenjang sejak level U-16, U-17, U-19, U-21 dengan sumbangsih total 11 gol dari 30 laga. Hanya, ketiadaan pemanggilan dari Fabio Capello membuat lelaki bertinggi 177 cm ini akhirnya memilih Nigeria. Bahkan sebelum permintaannya disetujui FIFA, NFF sudah memanggil Moses ke Tim Elang Super pada Februari lalu guna mengikuti kualifikasi Piala Afrikat kontra Etiopia.
Meski begitu, FIFA menganggap persyaratan terlambat dikirim sehingga melarang Moses tampil kala itu. “Secara jujur saya sulit memutuskan antara Nigeria dan Inggris. Seperti bisa dilihat, saya membela Inggris di level U-17, dan U-21. kans saya mesuk skuad senior juga terlihat terang. Namun, setelah menimbang dengan seksama dua opsi ini karena pelatih Nigeria Memastikan bahwa tenaga saya dibutuhkan disini,” ungkap Moses seperti dilansir MINFootball. Alasan darah kental yang mengalir di tubuh Moses akibat lahir dan besar di Garki-Abuja. Nigeria, juga mendasari pemilihan Ameobi memakai jersey Super Eagles.
Ameobi memang mendarat di Negeri Big Ben, tepatnya di Newscastle upon Tyne saat berumur lima tahun. Namun, ia dilahirkan di Zaria, Nigeria. Aksi gemilang di jajaran junior membuatnya dipanggil ke timnas U-21 pada awal 2000. hingga 2003 Ameobi menyumbang 7 gol dalam 20 partai resmi. Kendati begitu, ajakan ke tingkat senior tak kunjung datang hingga detik ini. Karena itu, wajar striker berumur 30 tahun yang sudah mencetak 49 gol bagi The Magples ini memutuskan Nigeria sebagai timnas senior. Sayangya, aksi kedua bintang anyar ini tak bisa ditilik di Piala Afrika 2012 ini karena Nigeria gagal lolos ke Gabon dan Guinea Ekuatorial.
Categories: World Soccer Tags:


